APAKAH ANDA SUDAH LAYAK MENJADI SEORANG GURU ?

Saturday, 5 March 2011 (08:02) | 3,861 views | Print this Article

Oleh : Susan Nurhasanah Solihah


Susan Nurhasanah Solihah
Ada sebuah saran yang bijak untuk para guru “ Jikalau anda ingin menjadi seorang guru yang baik, lebih baik mencoba berkali-kali atau tidak sama sekali”.

Saran di atas memberikan makna bahwa menjalani profesi guru tidaklah mudah. Semua orang bisa menjadi guru tetapi tidak semua orang pantas atau layak menjadi seorang guru. Layak dalam arti memiliki kompetensi yang baik dalam mengajar,  mendidik,  membimbing,  dan melatih para siswanya.

Jika seorang guru ingin mengetahui apakah dirinya sudah layak atau belum menjadi seorang guru, Sebaiknya dia tidak perlu jauh-jauh berkonsultasi pada pakar pendidikan. Para siswa adalah juri yang terbaik bagi seorang guru. Mereka adalah komponen otentik, yang pertama kali bisa menentukan kelayakan gurunya. Di beberapa sekolah di Indonesia, Penerimaan guru baru tidak hanya diputuskan oleh pimpinan sekolah tapi melibatkan para siswa. Mereka ikut menentukan apakah guru tersebut layak mengajar atau tidak di sekolah mereka.

Pada saat ini, penggunaan berbagai metode dan strategi pembelajaran sangat membantu guru dalam pencapaian mutu pembelajaran. Tetapi perlu diingat bahwa hal itu belum cukup karena di mata siswa kelayakan seorang guru tidak serta merta dinilai dari kepiawaiannya mengajar, tapi adakalanya dipengaruhi oleh kedekatan emosional.

Oleh sebab itu, hubungan guru dan siswa seharusnya bagaikan orang tua dan anak yang memiliki kedekatan secara emosional. Siswa biasanya akan lebih mudah menerima pelajaran kalau mereka dikondisikan dalam situasi nyaman dan merasa dihargai layaknya di rumah sendiri. Guru harus pandai mendekati siswanya dan menciptakan situasi yang menyenangkan sebelum pembelajaran dimulai. Dilain pihak, guru juga harus bisa membuat siswa tetap bersikap santun.

Kenyataannya, kondisi kelas-kelas di negeri kita pada umumnya Ibarat sebuah kereta api yang melaju kencang sehingga tidak memperdulikan lambaian tangan orang-orang yang ingin menumpanginya. Ketika hal itu ditanyakan pada sang masinis, dia beralasan tak bisa berhenti karena semua gerbong telah dikendalikan sejak awal. Kondisi itu sama persis saat para guru sedang berada di depan kelas. Sang guru sering tidak tahu atau bahkan tidak peka dengan apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh murid-muridnya selama dia mengajar. Demi mengejar target yang sudah direncanakan sebelumnya, akhirnya guru kurang memperhatikan tingkat emosional siswa, kondisi fisik, daya tangkap siswa dan hal-hal lainnya yang bisa menjadi kendala dalam proses pembelajaran.

Barangkali kita pernah melihat situasi kelas yang kacau balau di film atau sinetron indonesia.
Sungguh menyedihkan menyaksikan seorang guru yang diperolok-olok atau dipermainkan para siswa di kelas. Terkadang pemirsa heran apakah memang kondisi gurunya yang tidak layak atau anak didiknya yang terlampau nakal. Jika kejadian tersebut pernah dialami oleh kita sebagai guru, alangkah baiknya meng-update kembali setiap kekurangan dan selalu bersabar saat menjalankan tugas.

Berdasarkan pengamatan dan hasil survey yang pernah dilakukan oleh penulis pada tahun 2010 yang lalu, kriteria kelayakan seorang guru di mata siswa ternyata cukup sederhana dibandingkan kriteria berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Ada tiga jenis penilaian siswa yang merupakan indikator keberhasilan guru dalam mengelola pembelajaran di kelas. Pertama, Guru mampu menguasai kelas. Saat guru memasuki ruang kelas, guru harus bisa mengalihkan perhatian semua siswa agar terfokus dengan kehadirannya. Ada sosok guru yang selalu ditunggu kehadirannya, sebaliknya ada yang sejak awal kemunculan guru sudah membuat tegang siswa dan adapula guru yang diacuhkan siswa meskipun sudah berada di depan kelas. Selama proses pembelajaran , guru harus cerdik untuk menyiasati berbagai ulah siswa yang kadang tidak terkontrol. Ibarat seorang pemusik, guru harus menguasai ritme kelas, ada waktu dimana harus bersikap akrab dan menyenangkan tapi ada saat guru mesti bersikap tegas untuk menjaga kewibawaan. Bagi guru pemula atau mereka yang jam terbangnya masih rendah pasti akan menemui banyak kesulitan dalam segi penguasaan kelas. Tapi jika para guru mau bersabar, hal ini justru bermanfaat untuk memperbaiki pencitraan dirinya di mata siswa. Sekitar 28,57 % siswa menilai atau berpendapat bahwa kemampuan guru dalam penguasaan kelas menentukan kriteria kelayakan seorang guru.

Kedua, Guru mampu menyampaikan materi pembelajaran. Guru harus menguasai materi pembelajaran terlebih dahulu secara luas dan mendalam. Setelah itu guru dituntut untuk dapat menyampaikan materi dengan cara yang bisa dipahami oleh siswanya. Perlu diketahui bahwa tiap kelas memiliki karakter yang berbeda. Kelas yang mayoritas berisi siswa aktif, daya tangkap kuat, dan bagus interaksi sosialnya akan memudahkan guru membimbing siswa memperoleh kompetensi yang ditetapkan. Sedangkan kelas yang kemampuan siswanya bervariasi atau kelas dengan karakter siswa kurang aktif, tidak disiplin, dan prestasi rendah membutuhkan kesabaran tinggi dan kerja keras dari gurunya. Siswa yang menilai kelayakan seorang guru ditinjau dari kemampuan guru menyampaikan materi berjumlah 60 %.

Indikator ketiga yang menentukan kelayakan guru di mata siswa adalah guru memiliki kualifikasi akademik yang memadai. Hanya 11,43 % siswa yang berpendapat bahwa guru harus bergelar sarjana (S1) sesuai dengan bidang tugasnya. Hal ini mungkin disebabkan mayoritas siswa tidak tahu atau tidak terlalu mempersoalkan latar belakang pendidikan gurunya. Yang terpenting bagi siswa adalah seorang guru diharapkan mampu mengantarkan mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan membuat mereka menjadi manusia yang cerdas dan berakhlak mulia.

Kriteria kelayakan guru di mata siswa sesungguhnya cukup sederhana. Sehingga apalah artinya jika seorang guru yang sudah bergelar sarjana, mendapat sertifikat pendidik sekaligus tunjangan profesi tapi masih dianggap tidak layak mengajar di hadapan para siswanya. Bapak dan ibu guru harus mulai membuka diri untuk menerima masukan dari semua pihak termasuk para siswanya, serta terus belajar untuk mengembangkan diri. Jadi, apakah anda sekarang sudah layak menjadi seorang guru ?

Susan Nurhasanah Solihah, S.Pd. : Guru SMP N 3 Naringgul, Cianjur dan Anggota ISPI

Tulisan lain yang berkaitan:

imgRedistribusi Guru dan PPDB Multientry (Wednesday, 12 July 2017, 27 views, 0 respon) Oleh: Jaja Jamaludin Pemerhati dan Praktisi Pendidikan, Pengurus IKA UPI Bandung, Anggota ISPI dan tinggal di Tanjung Bunga Makassar, Sulawesi...
imgProfesionalisme Guru (Pendidik) Dalam Era Globalisasi, Implikasi, Peluang dan Tantangannya (Thursday, 21 November 2013, 7,226 views, 0 respon) Oleh : Prof. Dr. H. Soedijarto, MA Ketua Dewan Pembina ISPI I. Pendahuluan Dalam memulai paparan ini ijinkanlah saya menyampaikan paparan saya ini...
imgMerangsang Guru Aktif dalam Pengembangan Profesi (Tuesday, 30 April 2013, 212 views, 0 respon) GROBOGAN – Guru saat ini dituntut untuk senantiasa berkembang. Untuk merangsang guru agar aktif dalam pengembangan profesi tersebut, Ikatan...
imgGuru, Keluarlah dari Zona Nyaman! (Saturday, 20 October 2012, 284 views, 0 respon) Oleh: Tri Marhaeni Pudji Astuti Ketua Bidang Peningkatan Karir ISPI jateng, guru besar Antropologi Jurusan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu...
imgBu Nurul, Sosok Wanita Karier plus Ibu Rumah Tangga (Monday, 9 April 2012, 274 views, 0 respon) Oleh: Deni Kurniawan As’ari Humas ISPI dan Webmaster www.ispi.or.id Namanya Nurul atau lengkapnya Nurul Mukaromah. Lahir di Cilacap, pada 26...
Tulisan berjudul "APAKAH ANDA SUDAH LAYAK MENJADI SEORANG GURU ?" dipublikasikan oleh Admin ISPI (Saturday, 5 March 2011 (08:02)) pada kategori Artikel. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

70 Responses to "APAKAH ANDA SUDAH LAYAK MENJADI SEORANG GURU ?"

    Trackbacks

    Check out what others are saying about this post...
    1. promouvoir says:

      Recent Additions……

      […] Do not ever smoke or drink alcohol as they can definitely bring about heartburn. The correct way on how to remedy heartburn should be to lower the spice materials […]…

    2. smog check says:

      Great webpage…

      […] One website which I could possibly consider for deeper answers […]…

    3. […]the time to read or visit the content or sites we have linked to below the[…]……

      […]here are some links to sites that we link to because we think they are worth visiting[…]……

    4. Recent Additions……

      […] Do not ever smoke a cigarette or consume alcohol as they can as well induce heartburn. The most effective way regarding how to remedy heartburn is to lower the spice ingredients […]…

    5. […]always a big fan of linking to bloggers that I love but don’t get a lot of link love from[…]……

      […]just beneath, are numerous totally not related sites to ours, however, they are surely worth going over[…]……

    6. […] that is the end of this article. Here you’ll find some sites that we think you’ll appreciate, just click the links over[…]……

      […] Every once in a while we choose blogs that we read. Listed below are the latest sites that we choose […]……

    7. Visitor recommendations…

      […]one of our visitors recently recommended the following website[…]……

    8. Noticias says:

      Awesome website…

      […] Do not smoke cigarettes or drink alcohol as they can as well bring about heartburn. The best way on how to treat heartburn should be to lower the spice ingredients […]…

    9. Coolest news on earth, you have to see this!…

      […] Let me suggest a few pertinent information […]…

    10. sexy says:

      Websites to visit…

      […] although websites we link just below are noticeably not relevant to ours, we really feel they’re actually worth a go over, and so have a look […]…

    11. […]always a big fan of linking to bloggers that I love but don’t get a lot of link love from[…]……

      […]just beneath, are numerous totally not related sites to ours, however, they are surely worth going over[…]……

    12. Cassie Wenig says:

      Trackback for this entry…

      […] Only one website which I could perhaps bring to mind for deeper information […]…

    13. Gems from the Internet…

      […] listed are some links to sites that we link to because we believe they’re really worth visiting […]…

    14. Websites worth visiting…

      […] Left behind you a trackback for your own readers to obtain additional information […]…



    «
    »