Peranan Sarjana Pendidikan untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia

Tuesday, 5 July 2011 (20:51) | 761 views | Print this Article

Oleh: Taryaman, S.Pd —Juara Harapan Lomba Penulisan Artikel Pendidikan ISPI 2011—

ISPI adalah organisasi profesi di bidang pendidikan dalam arti yang seluas-luasnya. Dalam ISPI pula sarjana pendidikan di Indonesia terhimpun. Dari namanya saja Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia, maka sudah jelas orang yang ada di dalamnya adalah para sarjana pendidikan yang setiap harinya bergelut dengan dunia pendidikan. Mereka tentu paham betul dengan seluk beluk dunia pendidikan, karena dunia pendidikan merupakan makanan sehari-hari mereka. Mereka merupakan garda terdepan untuk memajukan mutu pendidikan Indonesia. Pada pundak merekalah nasib dan kemajuan anak bangsa dipertaruhkan.

Tugas sarjana pendidikan sebagai pendidik tentulah tidak ringan. Banyak hambatan dan rintangan menghadang tugas suci mereka. Mereka pun tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan pihak lain, karena pendidikan merupakan sistem yang bagian satu dengan bagian lainnya saling keterkaitan atau tidak bisa berdiri sendiri. Diharapkan mereka pun dalam menjalankan tugasnya bukan sekedar asal datang atau asal gugur tanggung jawab sebagai pengajar, tetapi harus disertai rasa keikhlasan, profesionalisme dan tanggung jawab, sehingga hasil yang didapatkannya pun lebih maksimal lagi.

Untuk menggambarkan dunia pendidikan saat ini penulis mengibaratkan pendidikan Indonesia diibaratkan sebagai team sepak bola. Sebuah team sepak bola akan sukses, kalau sejak awal tujuan (misi) dari setiap pemain adalah sama yaitu mencari kemenangan yang didukung oleh berbagai bagian (elemen) dari team sepak bola tersebut. Begitu pun dunia pendidikan akan maju kalau sejak awal semua elemen (bagian) dari dunia pendidikan mempunyai tujuan (misi) yang ingin dicapai sama, tanpa ada pihak-pihak yang berusaha membelokkan tujuan pendidikan tersebut dan harus didukung oleh elemen-elemen atau bagian-bagian dari team dunia pendidikan tersebut.

Secara garis besar team sepak bola (di baca team dunia pendidikan) terdiri dari dua bagian (elemen), yaitu:
1. Pemain sepak bola (orang lapangan)
Pemain sepak bola adalah orang-orang yang langsung dan nyata berada di lapangan. Dalam dunia pendidikan peran ini dipegang oleh para guru, dosen atau tutor yang tugas kesehariannya mendidik dan langsung berhadapan dengan murid, mahasiswa atau peserta didik lainnya. Team sepak bola ini (baca team pendidik) akan sukses menjalankan tugasnya kalau:

a. Kerja sama team. Dalam sebuah sekolah atau lembaga pendidikan kita tidak bekerja sendiri. Kita bekerja dalam sebuah team dengan guru-guru dan elemen-elemen lainnya yang ada sekolah tersebut. Untuk itu perlu langkah yang senada dan seirama untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang sudah digariskan.

b. Profesinalisme dalam pekerjaan. Dalam sepak bola setiap pemain mempunyai posisi masing-masing mulai dari penjaga gawang sampai penyerang. Team akan bagus kalau setiap pemain mengetahui tugasnya dan mampu menjalankan tugasnya. Dalam dunia pendidikan pun demikian. Kita harus profesional dalam menjalankan sesuai tugas yang ada, sehingga kita menjalankan tugas dengan baik. Kita mempunyai skill (keahlian) sesuai bidang yang kita ajarkan.

c. Harus ada keberanian dari para pemain untuk melakukan variasi dan manuver permainan. Sehingga permainan lebih menarik dan kemenangan team pun mudah bisa diraih. Dunia bola dan dunia pendidikan adalah dunia yang selalu bergerak dan berkembang, tidak diam atau stagnan. Sebagai tenaga pendidik kita harus berani melakukan variasi atau terobosan-terobosan baru dalam menjalankan tugas kita mencerdaskan anak bangsa ini. Dengan variasi atau terobosan-terobosan tersebut, maka akan timbul kegairahan dalam diri kita sebagai pengajar dan anak-anak didik kita, karena biasanya mereka akan segera merespon segala sesuatu yang baru.

d. Pemain bola harus bisa menjalankan perintah pelatih. Pemain bola ketika bermain terkadang keluar kontrol yang membahayakan bagi team. Di sinilah peranan pelatih yang memantau dan memberikan perintah-perintah kepada pemainnya demi kemenangan team sepak bolanya. Dalam dunia pendidikan kita mempunyai atasan langsung, bisa kepala sekolah, rektor, kepala jurusan dan lain-lain. Merekalah yang bertugas memantau kita dalam bekerja dan memberikan teguran atau perintah demi memperbaiki kinerja kita. Kita sebagai pengajar harus menerima dan menjalankan perintah tersebut, selama itu masih sesuai dengan tujuan (misi) dari pendidikan tersebut.

2. Orang di luar lapangan
Biasanya orang di luar lapangan ini adalah orang-orang yang mendukung suksesnya team sepak bola dari luar lapangan bola. Mereka adalah pelatih, menejer serta tim oficial lainnya. Dalam dunia pendidikan pun demikian, ada orang-orang yang mendukung suksesnya pendidikan indonesia yang berada di luar lapangan. Mereka adalah:

1. Kepala sekolah, walaupun kepala sekolah merupakan tenaga fungsional yang mempunyai tugas mengajar di kelas, tetapi kepala sekolah mempunyai tugas tambahan untuk memantau jalannya kbm kbm di sekolah tersebut. Kepala sekolah juga bertugas menyampaikan kebijakan-kebijakan dari atas di tingkat sekolah.

2. Pejabat birokrat struktural, ini dimulai dari tingkat sekolah dengan kepala sekolah dan dewan sekolahnya, kabupaten/kota sampai ke tingkat pusat, baik pejabat legislatif maupun pejabat eksekutif. Di sinilah segala kebijakan pendidikan dibuat mulai dari tingkat daerah samapai ke tingkat pusat.

3. LSM dan media massa, ini diperlukan sebagai lembaga pengontrol segala pelaksanaan kebijkan pemerintahan dalam bidang pendidikan.

4. Perguruan tinggi dan lembaga/instansi pemerintah di bidang penelitian serta pengembangan pendidikan, ini diperlukan sebagai lembaga pemantau pendidikan sekaligus memberikan inovasi-inovasi dalam bidang pendidikan.
Masalah-masalah Dalam Dunia Pendidikan

Permasalahan dalam dunia pendidikan sekarang ini berdasarkan pemaparan di atas, maka sumber permasalahannya pendidikan indonesia sekarang ini lebih banyak terletak pada pejabat birokrat struktural di dunia pendidikan. Penulis menulis pada urutan pertama, karena permasalahan kependidikan lebih banyak berasal dari level ini mulai dari tingkat kepala sekolah sampai sampai ke tingkat pusat. Walaupun tidak memungkiri dari orang lapangan (guru, dosen ) pun terkadang kinerjanya kurang memuaskan, tetapi presentasenya lebih kecil dibandingkan ulah pejabat birokrat struktural dibidang pendidikan. Pejabaat birokrat juga mempunyai wewenang untuk mengeluarkan kebijakan dibidang pendidikan, jadi baik buruknya kebijakan tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.

Permasalahan-permasalahan tersebut diantaranya:
a. Banyak pejabat birokrat struktural dipilih dari proses “dagang sapi” atau “transaksional”, bukan dilihat dari wawasan, skill dan kapabilitas mereka dalam memimpin instansi. Mereka dipilih karena dekat pejabat atau membayar sejumlah uang (transaksional), maka dipastikan ketika menjabat ia pikirkan adalah faktor untung rugi. Ia akan mencari modal untuk menutupi uang yang diberikan dulu sebelum menjabat. Akibatkanya kepentingan pendidikan tergadaikan oleh kepentingan pribadi. Mereka cenderung korup dalam jabatannya.

b. Pejabat birokrat banyak dipegang oleh orang di luar kependidikan, akibatnya mereka tidak tahu seluk beluk dunia pendidikan. Mereka cuma melakukan sesuatu kegiatan rutin di instansinya, tanpa melakukan terobosan-terobosan demi kemajuan pendidikan nasional.

c. Banyak kepentingan pendidikan tergadaikan oleh kepentingan-kepentingan di luar kependidikan, misalnya: kepentingan politis, kepentingan jabatan, kepentingan gengsi, kepentingan materi dan lain-lain. Penulis ambil contoh misalnya kasus nilai UAN banyak ditunggangi oleh kepentingan politis penguasa daerah. Demi gengsi nama daerah, maka berbagai macam dihalalkan untuk mendongkrak nilai UAN yang sebenarnya jelas-jelas bertentangan dengan konsep-konsep pendidikan.

Upaya untuk mengatasi fenomena tersebut, penulis memberikan masukan guna meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik lagi, yaitu:
a. Pejabat dipilih dari pejabat karier bukan dari titipan parpol atau penguasa. Diharapkan mereka mempunyai pengalaman dan kapabilitas yang mumpuni dalam mengelola pendidikan dan tidak terpengaruh oleh unsur-unsur KKN.

b. Pejabat di instansi pendidikan harus berasal dari latar belakang pendikannya dari kependidikan atau sarjana kependidikan. Diharapkan dengan adanya pejabat yang berlatar belakang kependidikan mereka lebih mengenal lapangan tentang dunia kependidikan dan mampu melakukan terobosan-terobosan dalam dunia pendidikan. Diharapkan para sarjana pendidikan berperan bukan hanya dilapangan, tetapi mereka mampu berperan dalam membuat suatu kebijakan pendidikan. Para sarjana pendidikan bukan hanya jadi penonton, tetapi juga berperan di dalam pembuatan kebijakan.

c. Membersihkan dunia pendidikan dari kepentingan-kepentingan di luar dunia kependidikan. Jadi benar-benar (pyur) sesuai dengan tujuan pendidikan itu sendiri. kepentingan kepentingan di luar kependidikan akan meracuni dunia pendidikan itu sendiri.

Tulisan lain yang berkaitan:

Tidak ada tulisan lain yang berkaitan!
Tulisan berjudul "Peranan Sarjana Pendidikan untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia" dipublikasikan oleh Admin ISPI (Tuesday, 5 July 2011 (20:51)) pada kategori Artikel, Lomba. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

815 Responses to "Peranan Sarjana Pendidikan untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia"

    Trackbacks

    Check out what others are saying about this post...
    1. Read was interesting, stay in touch……

      […]please visit the sites we follow, including this one, as it represents our picks from the web[…]……

    2. Just Looking…

      When I was surfing today I noticed a excellent post concerning…

    3. Superb website…

      […]always a big fan of linking to bloggers that I love but don’t get a lot of link love from[…]……

    4. Websites worth visiting…

      […]here are some links to sites that we link to because we think they are worth visiting[…]……

    5. Read was interesting, stay in touch……

      […]please visit the sites we follow, including this one, as it represents our picks from the web[…]……

    6. Recommeneded websites…

      Here you’ll find some sites that we think you’ll appreciate, just click the links over…

    7. Just Browsing…

      While I was browsing today I saw a excellent article about…

    8. strony www says:

      Recent Blogroll Additions…

      I saw this really good post today….

    9. hosting seo says:

      You should check this out…

      I saw this really good post today….

    10. hosting says:

      Website worth visiting…

      below you’ll find the link to some sites that we think you should visit…

    11. Share…

      I saw this fantastic post and i wanted to share with others……

    12. Hylleyz says:

      Check this out…

      […] that is the end of this article. Here you’ll find some sites that we think you’ll appreciate, just click the links over[…]……

    13. Wow!…

      A very awesome post….

    14. fundusze says:

      You should check this out…

      I saw this really great post today….

    15. Wow!…

      A very spectacular post….



    «
    »